Main ke Kampung Warna – Warni Malang


Traveling dan Backpacker ke Kampung Warna Warni Malang
Traveling dan Backpacker ke Kampung Warna Warni Malang

Setelah sampai di Malang pake pesawat pagi dari Jakarta, langsung lanjut ngurusin kerjaan. Kebetulan kerjaan kelar di hari pertama. Tapi kantor ngsih dua hari di Malang. Jadi hari kedua bisa ada waktu buat jalan-jalan. Bingung mau kemana, kebetulan tukang ojek online ngasih ide buat main ke kampung warna – warni. Akhirnya dijadiin agenda esok paginya.

Pukul 09:00 pagi, langsung order Ojol. Dari tempat saya menginap kena tarif  Rp 11.000,-. Setelah beberapa menit sampailah ketempat tujuan. Yeah, akhirnya masuk kedalam setelah disambut senyum ibu penjaga tiket, kita cukup ngeluarin uang sebesar Rp 3000,- untuk biaya masuk, plus dapat sticker lucu yang bisa di jadiin kenang – kenangan.

Sticker Kampung Warna Warni Malang
photo by Tukang Kebun

Saatnya keliling Kampung. Hari ini lumayan banyak pengunjung yang menelusuri gang sempit penuh warna-warni ini. Sementara penduduk setempat melakukan aktifitas biasa tanpa terganggu dengan para pengunjung. Semua pengunjung asyik memainkan kameranya, sekedar selfie atau membuat video. Suasana kampung  benar-benar keren dan hidup, semuanya di cat, mulai dari atap, tembok, anak tangga, sampai jalanan. Yang lebih menarik lagi, kampung ini banyak anak tangga, karena tekstur tanahnya yang tidak rata. Tak heran bila banyak yang berfoto diantara anak tangga.

Baca juga :  Wisata Alam Curug Gendang di Pandeglang Banten

Puas foto-foto dan ambil video, lanjut ke jembatan kaca. Jembatan ini hanya memiliki kaca di bagian tengah dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Walaupun begitu, tetap keren buat foto-foto. O, iya. Pastikan  juga  tidak memiliki fobia ketinggian karena jembatan ini lumayan tinggi. Jembatan ini juga berfungsi sebagai penghubung ke kampung Tridi ( 3D). Jadi dulu, sebelum ada jembatan kaca, pengunjung yang mau ke kampung Tridi harus berjalan memutar lewat jembatan kali berantas.

Jembatan Kaca Kampung Warna Warni Malang
photo by Tukang Kebun

Setelah melewati jembatan kaca, kita akan masuk ke kampung yang temboknya penuh dengan lukisan. Ya benar, kampung Tridi. Biaya masuk juga sama Rp 3000,- plus dapat gantungan kunci cantik.  Sekedar info kampung Tridi ini pernah di pakai buat Shooting film layar lebar ‘Yo Wis Ben’ itu loh, filmnya Bayu Ska sama Joshua Suherman. Dikampung Tridi pengunjung bisa berfoto dengan latar gambar 3D. lukisan di kampung Tridi ini banyak macam, jadi cocok buat yang ingin punya background foto yang keren dan beda. Bagi kamu yang pergi ke Malang, jangan lupa main ke kampung Warna-warni.

Baca juga :  Jalan- Jalan Ke Museum Layang-Layang
Kampung Tridi dan Kampung Warna warni Malang
photo by Tukang Kebun

Like it? Share with your friends!

76
38 shares, 76 points
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals