Pasar Tradisional Beringharjo Yogyakarta


Pasar Tradisional Beringharjo Yogyakarta

Pasar Tradisional Beringharjo Yogyakarta. Pasar Beringharjo sudah pasti tidak asing lagi ditelinga kita saat sedang mengunjungi Kota Yogyakarta, karena pasar ini adalah salah satu ikon sekaligus destinasi utama para wisatawan, baik didalam negeri maupun mancanegara.

Pasar Beringharjo merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari Malioboro. Pasar yang satu ini sudah menjadi pusat kegiatan perekonomian di tanah air selama ratusan tahun semenjak tahun 1758.

Keberadaannya juga memiliki filosofi tersendiri, nama Beringharjo memiliki arti wilayah yang awalnya hutan beringin (bering) yang diharapkan bisa memberikan kesejahteraan (harjo).

Nama Beringharjo sendiri dinilai sangat tepat karena letak lokasi pasar merupakan bekas hutan beringin yang merupakan lambang kebesaran serta pengayoman bagi banyak orang.

Pasar Tradisional Beringharjo Yogyakarta 1

Di pasar ini, para wisatawan biasanya datang untuk membeli berbagai macam barang kerajinan, baju batik, sampai makanan khas kota Yogyakarta. Selain belanja, para pengunjung juga dapat menikmati suasana pasar yang telah melewati tiga dekade, yang semula dari masa kerajaan, kemudian era penjajahan hingga setelah kemerdekaan.

Baca juga :  Kerajinan Tangan dari Tanah liat di Kasongan

Ketika hendak membeli batik, Beringharjo ialah tempat terbaik karena koleksi batiknya sangat lengkap. Mulai batik kain maupun sudah menjadi pakaian, bahan katun sampai sutra, dan harga mulai dari puluhan ribu sampai hampir sejuta tersedia di pasar Beringharjo ini.

Koleksi kain batik dapat dijumpai di los pasar bagian barat sebelah utara. Sementara untuk koleksi pakaian batik jadi bisa dijumpai hampir di seluruh pasar bagian barat.

Pasar Tradisional Beringharjo Yogyakarta 2

Selain kain dan pakaian batik, los pasar bagian barat juga menawarkan berbagai baju surjan (lurik), blangkon, dan sarung tenun maupun sarung batik. Adapula sandal dan juga tas yang dijual dengan harga sangat miring dapat ditemui di sekitaran eskalator pasar bagian barat.

Menaiki ke lantai dua pasar bagian timur, jangan kaget jika mencium aroma jejamuan. Tempat ini adalah pusat penjualan bahan dasar pembuatan jamu tradisional Jawa dan berbagai rempah-rempah. Bahan jamu yang dijual biasanya kunyit, jahe, kayu manis dan lainnya.

Pasar Tradisional Beringharjo Yogyakarta 3

Pasar Beringharjo juga tempat yang tepat bagi  kolektor berburu barang antik. Sentra penjualan barang antik dan kuno terdapat di lantai 3 pasar bagian timur. Di tempat itu, kita bisa mendapati mesin ketik tua, helm buatan tahun 60an yang bagian depannya memiliki mika sebatas hidung dan masih banyak yang lainnya.

Baca juga :  Keindahan Danau Tonjong Memanjakan Mata

Di lantai itu pula, kita bisa memburu barang bekas berkualitas bila beruntung. Bermacam barang bekas impor seperti sepatu, tas, bahkan hingga pakaian dijual dengan harga yang relatif jauh lebih murah daripada harga aslinya dengan kualitas yang masih layak pakai tentunya. Dibutuhkan kejelian dalam memilih barang bekas.

Setelah puas berkeliling di area bagian dalam pasar, kini tiba saatnya untuk menjelajahi daerah sekitaran pasar dengan barang dan tawaran yang tak kalah menariknya.

Kawasan Lor Pasar yang dahulu dikenal dengan sebutan Kampung Pecinan merupakan wilayah yang cukup terkenal. Kita bisa mencari kaset-kaset oldies mulai dari musisi tahun 50an yang sulit ditemui di tempat lain.

Pasar Tradisional Beringharjo Yogyakarta 4

Selain itu, terdapat pula kerajinan logam berupa patung Budha dalam berbagai jenis posisi. Bagi pengoleksi mata uang lama, tempat ini juga menjual beraneka uang lama dari berbagai negara, bahkan yang dipergunakan pada tahun 30an.

Asyik bukan? bisa hunting barang-barang murah. nah bila kalian mengunjungi tempat ini dan menemukan hal baru bisa menambahkan dalam kolom komentar dibawah ini ya.


Like it? Share with your friends!

17
59 shares, 17 points
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals